Ini Balasan Gus Hamid Mengenai Toleransi Yang Bermasalah

04.25 0
Siong - Dr. Hamid Fahmy Zarkasi selaku Direktur Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS) telah beranggapan bahwa pernyataan yang mengatakan pendidikan agama hanya mengajarkan intoleransi merupakan kesalahan besar.


Bapak Gus Hamid

Gus Hamid, panggilan akrabnya, kalau memang seperti itu berarti penanaman pendidikan agama pertama disekolah adalah hal yang tidak usah diarahkan menuju keyakinan akan hal tersebut. Karena, kalau memang agama tidak mutlak berarti itu bukan sebuah keimanan yang datang dari hati  melainkan keyakinan biasa yang sewaktu-waktu dapat  berubah.

“Semua agama juga tidak ada yang mentolerir agama lainnya. itu membuktikan bahwa secara teologis agama tidak akan toleran terhadap agama lain,” jawab Gus Hamid.

Gus Hamid juga mengatakan bahwa jika sekarang Islam diberitahukan tidak toleran itu artinya sejak dahulu Islam tidak pernah toleran terhadap agama lain. Sebenarnya, agama Islam kita ini sudah sangat toleran sekali terhadap agama lain.

“Pada akhirnya toleransi itu sudah diajarkan dari dulu, berarti dapat dikatakan bahwa tidak logis jika saat ini  ada yang mengatakan bahwa pendidikan agama disekolah-sekolah mengajarkan sifat intoleransi. Saya merasa itu sebuah pernyataan tidak mempunyai dasar dan tidak dapat dipertanggung jawabkan,” jawab Gus Hamid.